WHO Bicara Soal Vaksin: Perburuan yang Cukup Bersejarah!

Jakarta, CNBC Indonesia – WHO atau World Health Organization (Organisasi Kesehatan Dunia) masih tetap melakukan investigasi khusus soal keberadaan virus corona (covid-19) di negeri ini.

WHO mengatakan tim investigasi tingkat lanjut sedang belum kembali dari China dalam mana virus tersebut awalnya hidup.

Bahkan Tim dengan segera diterjunkan lagi akan lebih besar di mana terdiri sejak para ‘expert’ WHO China dan internasional. Tujuannya cuma satu, menyimak asal-usul virus di kota Wuhan itu.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan keberadaan virus ini merupakan genting kesehatan global terbesar sejak awal abad ke-20. Perburuan vaksin ini pun juga yang terbesar sepanjang sejarah.

“Ada banyak vaksin dalam uji coba, tersedia beberapa dalam tahap akhir tes klinis – dan ada tumpuan. Itu tidak berarti bahwa kita akan memiliki vaksin, tetapi setidaknya kecepatan kita mencapai tingkat yang kita capai sekarang belum pernah terjadi sebelumnya, ” katanya dilansir Reuters, Senin (3/8/2020).

“Ada kekhawatiran bahwa kita agak-agak tidak memiliki vaksin yang dapat berfungsi, atau perlindungannya hanya untuk beberapa bulan, tidak lebih. Tetapi sampai kita menyelesaikan uji klinis, kita tidak akan tahu. ”

Tedros mendesak seluruh negara untuk secara ketat mendirikan langkah-langkah kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, cuci tangan, mencuci tangan dan rutin melakukan pemeriksaan virus.

“Pesan pada orang-orang dan pemerintah jelas: ‘Lakukan semuanya’, ” kata Tedros. Ia mengatakan penggunaan masker harus menjelma simbol solidaritas keliling dunia.

“Sejumlah vaksin sekarang dalam uji klinis fase tiga & kami semua berharap memiliki sejumlah vaksin efektif yang dapat positif mencegah orang terinfeksi. Tapi tidak ada ‘silver bullet’ saat ini dan mungkin tidak pernah ada. ”



[Gambas:Video CNBC]
(dru)