WFH Lagi, Ini Deretan Aplikasi Untuk Dukung Kerja di Rumah

Jakarta, CNBC  Indonesia – Pemerintah kembali memberlakukan PSBB di sejumlah wilayah kota/kabupaten di Pulau Jawa dan Bali. Pemberlakuan PSBB ini akan dilakukan 11 hingga 25 Januari 2020 mendatang.

Salah utama yang akan dibatasi pada PSBB mendatang adalah Pemberlakuan bekerja dibanding rumah atau  work from home   (WFH) menyentuh 75%.

Jika kamu jadi salah satu orang dengan kembali WFH, akan mulai kembali beraktivitas di dunia maya. Memang sudah ada banyak aplikasi pendukung WFH mulai dari platform berbagi file hingga conference call biar tetap terhubung saat bekerja dibanding jarak jauh.


Berikut 10 aplikasi pendukung WFH yang dirangkum CNBC Indonesia, Kamis (7/1/2021).

WhatsApp

Pelaksanaan berbagi pesan ini memang sudah sering digunakan sebelum pandemi serta aktivitas WFH dilakukan saat ini. Namun akan semakin berguna buat tetap terhubung dengan teman ataupun bos saat bekerja secara remote.

WhatsApp tidak cuma mendukung layanan berbagi pesan sekadar. Ada juga fitur berbagi file, serta video dan audio call yang sekarang juga sudah bisa dilakukan secara grup.

Semua layanan ini bisa digunakan secara gratis. Aplikasi bisa diunduh untuk perangkat Android, iOS & juga telah mendukung untuk penggunaan di browser.

Zoom

Tanda Zoom memang langsung meroket sekilat sebagian besar dunia mengharuskan kesibukan dilakukan di rumah tak terkecuali bekerja. Dengan platform ini mampu melakukan rapat dari jarak jauh dengan jumlah peserta yang pas banyak.

Selain itu Zoom juga dilengkapi dengan kira-kira fitur pendukung seperti berbagi adang-adang dan juga chat antar pengikut rapat. Platform ini bisa dimanfaatkan baik di mobile maupun desktop.

Zoom menyediakan layanan gratis dengan limitasi waktu semasa 40 menit. Selain itu tersedia layanan berbayar dengan berbagai bunga fitur, mulai dari US$149, 9 (Rp2, 08 jutaan) per tahun bisa untuk 100 partisipan & meeting hingga 30 jam atau US$199, 9 (Rp2, 7 jutaan) per tahun menampung 300 karakter.

Google Meet

Sama seperti Zoom, aplikasi tersebut juga sering digunakan untuk mengabulkan rapat selama WFH dilakukan. Om google juga terus mengembangkan platform & juga kebijakan di dalamnya.

Misalnya hingga 31 Maret 2021 mendatang, pengguna gratis mampu melakukan panggilan hingga 24 tanda. Google juga menambahkan tombol Meet di akun Gmail masing-masing pemakai sejak Mei 2020.

Untuk berbayar, ada paket G Suite Essentials dibanderol US$8 (Rp111 ribu) per bulan untuk penerapan maksimal 300 jam dan 150 partisipan. Selain itu G Suite Enterprise untuk 250 orang dan 300 jam rapat, namun makna pihak Google meminta pengguna menghubungi bagian penjualan.

Slack

Maklumat ini hampir mirip seperti WhatsApp. Slack menyediakan fitur berbagi file dokumen hingga membuat ruang chat sesuai dengan tim.

Selain itu Slack sudah terintergasi dengan layanan lain seperti Om google Drive serta Dropbox.

Google Drive

Saat WFH pasti membutuhkan platform untuk menyimpan atau mengirimkan file dalam jumlah yang besar. Salah satu jawabannya adalah menggunakan Google Drive.

File dalam Google Drive bisa dibagikan dengan kontak di akun Gmail. Selain itu serupa bisa mengunggah langsung dari Docs atau Sheets.

Buat versi gratis, Google menyediakan storage mencapai 15GB. Sementara dengan membalas US$100 atau Rp1, 3 jutaan perbulan bisa menyimpan file menyentuh 10TB.

Dropbox

Selain Drive, Dropbox bisa jadi pilihan buat berbagi file kerjaan. Berbasis cloud, platform ini dapat mengunggah, metransfer dan berbagi file dengan orang lain.

Fitur berbagi file dapat memudahkan saat kudu membagikan hasil pekerjaan ke jodoh kerja dalam ukuran berapapun. Dropbox juga menyediakan fitur memindai sertifikat dengan kamera hingga mengubah kode terima atau hasil tulisan oleh sebab itu PDF.

[Gambas:Video CNBC]
(roy/roy)