Vaksin Covid AS Ini Disebut Ampuh Basmi Corona Varian Delta

Jakarta, CNBC Indonesia – Johnson & Johnson (J& J) meminta vaksin Covid-19 buatannya efektif melawan corona varian Delta yang sangat menular, dengan respons kekebalan yang berdiam setidaknya selama delapan bulan.

Dalam studi terbarunya, antibodi dan sel sistem kekebalan dalam pembawaan delapan orang yang divaksinasi secara efektif menetralkan Covid-19 varian Delta, yang mula-mula kali diidentifikasi di India, ungkap peneliti Johnson & Johnson seperti dikutip sejak AFP, Jumat (2/7/2021).

Belajar kedua dengan melibatkan 20 relawan yang divaksinasi pada Boston’s Beth Israel Medical Center memiliki hasil yang serupa. Data penelitian ini telah dikirim ke bioRxiv, sebuah situs online pracetak ilmiah.


“Kami percaya bahwa vaksin kami menawarkan perlindungan dengan tahan lama terhadap COVID-19 dan memunculkan aktivitas penetralan terhadap varian Delta, ” kata Paul Stoffels, kepala ilmuwan J& J.

Mathai Mammen, kepala Penelitian & Pengembangan Janssen di Johnson & Johnson, mengatakan bahwa data “selama delapan bulan yang dipelajari sejauh ini” menunjukkan vaksin J& J “menghasilkan respons antibodi penetral yang berpengaruh; sebaliknya, kami mengamati perbaikan dari waktu ke periode. ”

Varian Delta merebak di India pada bulan April & Mei dan sejak tersebut menyebar ke seluruh dunia. Sebuah laporan oleh lembaga pengendalian penyakit Uni Eropa ECDC memperkirakan jenis dengan lebih menular bisa menyentuh 90 persen dari urusan baru di Uni Eropa pada akhir Agustus.

[Gambas:Video CNBC]
(roy/sef)