Tuangan Hati Seorang Ahok: Dari Mako Brimob ke Pertamina

Jakarta, CNBC Nusantara – Lama tak merebak kabarnya, Basuki Tjahaja Purnama nama lain Ahok  kembali muncul dan buka-bukaan soal hidupnya sejak bebas dibanding rumah tahanan Mako Brimob sampai kini menjadi Komisaris Utama PT Pertamina (Persero).

Ala kadarnya di Podcast CNBC Indonesia Cuap-Cuap Cuan, Ahok bercerita banyak soal hidupnya selama pandemi.

Menurutnya, pandemi yang memaksa ia dan keluarga berada di sendi selama berbulan-bulan lebih bisa dia hadapi berkat pengalamannya berdiam di rumah tahanan selama 20, 5 bulan.


“Ini memang berkat terselubung, buat aku sebenarnya ini enak dibandingin di Mako Brimob, jadi dulu aku sudah dilockdown, ” katanya, Rabu (17/5/2020).

Semasa ‘lockdown’ di Mako Brimob, dia ditemani hanya dengan buku-buku. Tanpa teknologi, tanpa keluarga, tanpa didampingi siapa-siapa. Sehingga, ia bisa habiskan sampai 58 buku sekaligus.

Begitu keluar rumah benduan, dan memutuskan menikah, itu serupa berlangsung sederhana. “Hanya akad nikah, pemberkatan di gereja dan zaman orang pikir itu kan lara bagaimana bisa. Eh, sekarang kok orang gak bisa pesta juga, ” katanya.

Foto: Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahja Purnama, Ahok berbincang dengan Menteri BUMN Erick Thohir di rencana Peresmian Implementasi Program Biodiesel 30% (B30) di SPBU MT Haryono. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Selama pandemi, dengan berlakunya work from home menurutnya sangat membangun menata hidupnya lebih teratur. Menyala lebih efektif, karena tidak terperangkap macet. Ia juga menyempatkan diri berolahraga lebih sering.

“Saya sekarang lari pagi, seminggu bisa lima kali sampai mulia jam lebih. Ini sesuatu yang baik, ” katanya.

Sementara pekerjaan berjalan, rapat selalu terus jalan karena semua mampu bergabung. “Jadi ini soal perspektif. ”

Ia serupa berbicara soal jabatannya sebagai komisaris utama PT Pertamina (Persero).

Sebelumnya, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati mengucapkan senang bekerja dengan Ahok karena kerap mendapatkan promosi gratis untuk mempublikasikan kebijakan-kebijakan Pertamina.

Ahok mengaku tidak keberatan berlaku sebagai influencer Pertamina sekaligus komisaris.

“Jadi sebenarnya begini, kok saya bilang followersnya (Pertamina) dikit banget. Instagram saya kayaknya lumayan, 4 jutaan. Jadi banyak berita baik di Pertamina banyak orang gak tahu, jadi sekalian, ” ujarnya.

Berhubung sebagai komisaris utama dan memiliki pengikut banyak, Ahok pun mengabulkan Pertamina untuk menyampaikan berita serta link-link soal perseroan di akun sosial medianya.

“Toh saya kan udah dapat honorarium gaji kan, jadi sekalian, ” jelasnya.

Lagipula, cakap dia, selama ini juga jalan lebih banyak mengintip akun baik media dirinya ketimbang situs kongsi.

“Jadi saya dapat tanggung jawab, jadi Komut sungguh lakukan semua hal terbaik bagi Pertamina, ” jelasnya.  

Mau tahu buka-bukaan Ahok lebih lanjut soal kesibukan, jabatan, dan tips bisnis. Menyimak terus CNBC Indonesia dan jangan lupa dengarkan podcast CNBC Indonesia Cuap-Cuap Cuan. Tayang Segera!

(sef)