Trump Positif Covid-19, Seberapa Serius Risikonya?

Jakarta, CNBC Indonesia  – Presiden Amerika Konsorsium Donald Trump dan istrinya Melania Trump positif terpapar Covid-19. Mengingat usianya yang telah 74 tarikh, dan kondisinya yang secara klinis obesitas membawa risiko yang lebih tinggi akibat virus ini.

Berdasarkan Amerika Serikat Disease Control and Prevention, usia 65-74 termasuk memiliki lima kali risiko lebih besar untuk dirawat dalam rumah sakit, dan 90 kali lebih berisiko mengalami kematian akibat Covid-19 dibandingkan dengan usianya dengan lebih muda 18-29.

Dikutip dari CNN, Sabtu (3/10/2020) pada Juni Trump tercatat menikmati obesitas. Kelebihan berat badan ataupun obesitas termasuk komorbid sehingga tiga kali lipat lebih berisiko untuk dirawat di Rumah Sakit berdasarkan CDC. Selain itu, penderita Covid-19 pria juga memiliki risiko bertambah tinggi mengalami kematian.


CNN mencatat, berdasarkan laporan kesehatan Trump terakhir tidak tercatat ada kanker, penyakit ginjal, diabetes, ataupun komorbid lainnya yang membuat risiko semakin tinggi.

Dokter Presiden, Dr. Sean Conley mengatakan pemeriksaan fisik terakhirnya dilakukan pada bulan April, & “tidak ada temuan penting atau perubahan yang perlu dilaporkan”.

Setelah pemeriksaan fisik Trump pada 2018, dokter Trump saat itu, Dr. Ronny Jackson, mengucapkan Trump menjalani CT scan kalsium koroner sebagai bagian dari pemeriksaan fisik rutinnya. Skornya adalah 133, dan angka di atas 100 menunjukkan arteri setidaknya tersumbat sebagian dengan plak.

Menurut catatan medis resmi Trump, di 2009 skor kalsium koronernya merupakan 34 dan pada 2013, 98. Skor 133 mengungkapkan telah ada penumpukan plak yang stabil dalam pembuluh darah Trump, yang menunjukkan penyakit jantung sedang.

Tetapi Trump telah menggunakan obat statin untuk menurunkan kolesterolnya & itu pada tingkat normal di dalam fisik terakhirnya. Namun, tidak seluruh hal tentang kesehatan Trump diketahui.

Dalam memo tentang fisik Trump yang dirilis di bulan Juni, dokter Gedung Suci mengatakan Trump menjalani tes tambahan di Gedung Putih setelah lawatan awal ke Walter Reed.

Resiko Melania Trump

Pada leler 50, ibu negara Melania Trump sebenarnya tidak berada dalam bagian usia risiko tertinggi untuk gejala Covid-19 yang lebih parah. Tetapi seiring bertambahnya usia, risiko menjelma sakit parah meningkat, menurut CDC.

Dia menjalani metode pada Mei 2018 untuk barang apa yang Gedung Putih gambarkan sebagai penyakit ginjal jinak. Administrasi tak merinci kondisi atau operasi, yang digambarkan sebagai prosedur embolisasi. Modus tersebut melibatkan memandu tabung ke dalam arteri untuk secara non-invasif menghentikan aliran darah ke tumor atau tumor.

Karakter dengan penyakit ginjal pada periode apa pun berada pada penambahan risiko penyakit parah dari Covid-19, menurut National Kidney Foundation dan CDC. Tetapi tidak jelas apakah ibu negara itu menderita keburukan ginjal dan jika demikian, seberapa serius penyakitnya.

[Gambas:Video CNBC]
(roy/roy)