Tok! Sri Mulyani Kasih Subsidi Bunga Debitur KPR dan Kendaraan

Jakarta, CNBC Indonesia – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kembali memperluas mas subsidi bunga bagi debitur yang terdampak pandemi Covid-19.

Perluasan ini tertuang dalam Sistem Menteri Keuangan (PMK) Nomor 138 tahun 2020 tentang Tata Jalan Pemberian Subsidi Bunga/Subsidi Margin.

Dalam PMK ini, sumbangan bunga ditambahkan untuk sektor perumahan dan kendaraan yakni bagi debitur Kredit Pemilikan Rumah (KPR) & debitur kredit kendaraan bermotor. Itu masuk dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).


“Subsidi Bunga/Subsidi Margin Program PEN diberikan kepada Debitur perbankan, perusahaan pembiayaan, dan Lembaga Penyalur Program Nama Pemerintah yang memenuhi persyaratan, ” isi PMK tersebut yang dikutip, Kamis (1/10/2020).

Adapun syarat debitur KPR untuk mendapatkan subsidi bunga ataupun margin ini yang miliki rumah hingga tipe 70. Sedangkan buat debitur kendaraan bermotor harus dengan digunakan untuk usaha produktif, seperti untuk ojek atau usaha rileks.

Subsidi bunga atau margin ini akan diberikan semasa 6  bulan terhitung sejak dikeluarkannya aturan ini.

Tengah itu, syarat bagi debitur institusi penyalur untuk mendapatkan bantuan subsidi dari pemerintah harus memenuhi 4 syarat utama.

Pertama , merupakan Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Usaha Membuang (UMKM) dengan plafon Kredit/Pembiayaan memutar tinggi Rp 10 miliar.

Kedua , memiliki Baki Debet Kredit/Pembiayaan sampai secara 29 Februari 2020.

Ketiga , tidak termasuk dalam Daftar Hitam Nasional untuk plafon Kredit/Pembiayaan di atas Rp 50 juta.

Keempat , memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) atau mendaftar untuk mendapatkan Nomor Pokok Wajib Pajak.

[Gambas:Video CNBC]
(tas/tas)