Tersedia Orang Terlilit Utang dalam 40 Pinjol, Yuk Petik Hikmahnya…

Jakarta, CNBC Indonesia – Pinjaman online (Pinjol) memang bisa jadi solusi cepat untuk memperoleh dana yang dibutuhkan. Namun kalian harus bijak di dalam memanfaatkan fasilitas ini supaya menjadi tumpukan utang memberatkan.

Kemudahan dengan diberikan pinjol tidak harusnya digunakan untuk menumpuk utang dan menjadi persoalan gres yang menambah masalah di hidup. Contohnya seseorang dengan dikisahkan Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tirta Segara.

Orang itu mengadu ke OJK karena merasa dirugikan pinjol & kini terlilit utang serta tidak bisa membayar pinjamannya. Ternyata setelah ditelusuri OJK dia meminjam ke 40 lebih pinjol.


“Bahkan kami menemukan beberapa kasus seseorang konsumen meminjam lebih dari 40 fintech dalam satu minggu, ” kata Tirta dikutip Rabu (21/4/2021).

Iya, meminjam di pinjol memang sangat mudah. Tetapi meminjam di luar pemisah kemampuan keuangan membuatnya berhadapan dengan debt collector.

“Jadi kami mengikatkan bahwa ada perilaku sekelompok masyarakat yang kurang bijak dalam meminjam di pinjol. Mereka meminjam di luar batas kemampuan mereka, ” ungkapnya.

Buat itulah OJK meminta klub bijak menggunakan layanan pinjol apalagi bunganya tidaklah melimpah. Jangan meminjam di sungguh batas kemampuan dan tidak berhubungan dengan pinjol ilegal.

“Jadi suruhan saya: konsumen harus berbudi dalam menghadapi tawaran peminjaman uang, dan jangan perkara dengan fintech ilegal. Sepertinya mudah, tanpa syarat macem-macem, tapi bisa menjerat kita, ” kata Tirta.

Untuk mengecek legalitas Pinjol bisa dengan, Tirta mengatakan bisa menghubungi relasi OJK ke 157. Selain itu bisa melalui WhatsApp 0811-5715-7157.

Dia menjelaskan cara penggunaan buat kanal WhatsApp hanya dengan mengetik nama fintech yang ingin dicek legalitasnya. Selain untuk fintech, dapat serupa mengecek nama investasi gelap yang beredar seperti Vtube atau Fingo.

[Gambas:Video CNBC]
(roy/roy)