Tersedia Kabar Gembira Gaes, Simak Update Terbaru Vaksin Rusia

Jakarta, CNBC Indonesia – Vaksin Covid-19 yang dikembangkan dan diuji coba oleh Rusia berhasil menghasilkan respon antibodi dan tidak menunjukkan adanya efek bibir yang serius.

Demikian laporan sebuah penelitian yang diterbitkan jurnal medis The Lancet dalam akhir pekan lalu, seperti dikutip CNBC Indonesia melalui laman CNBC  internasional (cnbc. com), Sabtu (5/9/2020).

Tenaga medis yang terlibat dalam uji coba tersebut melakukan dua studi kasus dengan terbuka di rumah sakit Rusia terhadap 76 relawan berusia pada rentang 18 hingga 60 tahun.


Dalam uji coba yang dilakukan kepada 38 orang dalam 42 hari itu, gaya medis tidak menemukan adanya efek samping serius di antara para relawan dan dipastikan vaksin merespon antibodi, kata penulis jurnal itu.

Penulis itu mengucapkan, “Uji coba jangka panjang termasuk pemantauan lebih lanjut diperlukan buat menetapkan apakah vaksin bisa menyekat infeksi Covid-19 dalam jangka masa lama. ”

The Lancet sendiri ialah satu diantara jurnal medis tersohor pada dunia, yang berbasis di New York, London, dan Bejing.

Adapun vaksin Rusia yang bernama Sputnik V menjadi vaksin pertama di dunia yang didaftarkan setelah mendapatkan persetujuan dari dominasi kesehatan setempat pada bulan cerai-berai.

Kala itu, Pemimpin Rusia Vladimir Putin mengatakan vaksin tersebut akan diproduksi secara besar-besaran pada September.

[Gambas:Video CNBC]
(wia)