Terjangkit Covid-19, Bagaimana Kondisi Wali Kota Bogor?

Bogor, CNBC Indonesia – Wali Praja Bogor Bima Arya mengungkapkan perihal kesehatannya semakin membaik setelah 17 menjalani isolasi di rumah kecil karena terjangkit Covid-19.

“Hasil tes darah, rapid test, & swab menunjukkan bahwa kondisi sudah sangat membaik. Namun saya mau memastikan bahwa kondisi saya banget fit, betul-betul sehat dan sempurna, sehingga kemudian ketika insyaallah diizinkan keluar dari RS itu damai bagi semuanya, ” ujar Bima dalam unggahan video di akun Instagramnya, seperti dikutip CNBC Nusantara, Selasa (7/4/2020).

Masa masuk rumah sakit, kata dia, gejala yang dirasakan adalah tidak nyaman di tenggorokan, sedikit batuk-batuk, lemas, mual dan tidak antusiasme makan.

“Di sini saya memaksakan diri buat melahap semua yang disediakan vila sakit, daging, sayur, buah-buahan, jus, semua dilahap. Kiriman UMKM tersedia temulawak, ada kunyit, kemudian korma dari rumah sakit, buah naga, semua saya lahap. Alhamdullilah kurang hari kemudian nafsu makan kembali timbul, ” paparnya.



Menurut Bima, pandemi Covid-19 itu setidak menimbulkan tiga ujian. Perdana ujian keimananan. Yang kedua, ujian bagi kesehatan.

“Senang rasanya melihat sekarang semua orang mencoba untuk hidup sehat, sasaran sehat, berolahraga, rajin berjemur, serta banyak sekali kegiatan yang banget mencoba untuk hidup sehat. Mudah-mudahan gaya hidup seperti ini mampu seterusnya, ” jelasnya.

Selain itu, Bima juga membawa seluruh masyarakat untuk betul-betul yuk mengurangi aktivitas di luar rumah.

“Tetap pada rumah kalau tidak ada betul-betul urusan yg sangat mendesak. Kita kurangi efek dari Covid-19 itu. Kita taati apa yang dihimbau oleh pemerintah untuk betul-betul isolasi dalam rumah, ” tegasnya.

Ketiga, lanjut Bima, Covid-19 ini juga merupakan ujian bagi kemanusiaan. Dalam hal ini, Bima meminta masyrakat untuk mengesampingkan memperlawankan, saling membantu, dan mendukung persuasi penggunaan masker kain.

“Mari yang sehat membantu yang sakit. Yang sehat harus pasti sehat untuk bisa membantu dengan sakit. Yang mampu mari kita bantu bersama yang tidak berharta. Saya mengajak kepada semua buat melakukan apa yg bisa kita lakukan, ” tuturnya.

Untuk itu, Bima juga berkeinginan untuk menyumbangkan seluruh pemasukannya jadi walikota bagi masyarakat yang memerlukan.

“Insyaallah kami akan menyumbangkan semua biaya operasional wali kota, dan semua pendapatan wali kota, selama wabah covid ini bagi yang membutuhkan. Saya percayakan pengelolaannya kepada crisis center di kota Bogor, ” katanya.

(miq/miq)