Sumpah Sri Mulyani: Utang Jatuh Tempo Selalu Kita Bayar

Jakarta, CNBC Indonesia – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pemerintah tetap melunasi kewajiban membayar utang dengan jatuh tempo. Pembayaran ini tidak sudah terlewat setiap tahun.

Begitupun dengan tahun depan. Sri Mulyani memastikan pemerintah akan pasti membayar utang yang jatuh waktu. Dengan demikian, utang yang meningkat tahun ini akibat pembiayaan perlu program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) akan tetap dibayar saat anjlok tempo.

“Setiap tarikh kita tahu berapa utang dengan jatuh tempo. Tahun ini ada (utang jatuh tempo Rp 433, 4 triliun) dan tahun ajaran juga. Itu selalu ada & kita selalu lunasi, selalu kita lunasi, ” ujarnya usai sidang paripurna DPR RI, Selasa (25/8/2020).

Diketahui, kedudukan utang pemerintah mencapai Rp 5. 264, 07 triliun hingga simpulan Juni 2020. Nominal itu naik Rp 694, 07 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat Rp 4. 570 triliun.

Posisi utang negeri mengalami peningkatan dibandingkan dengan masa yang sama tahun lalu salah satunya disebabkan peningkatan kebutuhan pembiayaan untuk menangani pandemi Covid-19 dan PEN sebagai imbas pandemi Covid-19.

Pada tahun ini, pemerintah menetapkan anggaran PEN sebesar Rp 695, 2 triliun. Dengan tambahan anggaran belanja ini, maka kekurangan anggaran tahun ini ikut merembet hingga menjadi 6, 34% terhadap produk domestik bruto (PDB).

[Gambas:Video CNBC]
(miq/miq)