Sedih! Resto Hawker Chan Singapura Kehilangan Michelin Star

Jakarta, CNBC Indonesia awut-awutan Hawker Chan, restoran terkemuka di Singapura yang terkenal dengan makanan lezat & murah baru saja kematian bintang Michelin (Michelin Star),   salah satu penghargaan tertinggi dalam dunia kuliner dunia.

Restoran yang didirikan oleh Chan Hong Meng ini menjadi terkenal setelah hidangan mie ayam kecap  yang biasa, lezat, dan hanya dibanderol seharga US$ 2, 50 atau sekitar Rp 35 ribu. Di Singapura, sasaran lezat seharga tersebut tercatat langka, mengingat harga sasaran di negara ini pas mahal.

Hawker Chan masuk dalam buku panduan makanan Michelin di Singapura pada 2016 dan berhasil mendapatkan bintang utama. Restoran yang terletak pada Chinatown Singapura ini, disebut-sebut sebagai restoran Michelin Star termurah di dunia.  


Kelezatannya  yang tersiar ke manca negara, membuat sulitnya untuk mendapatkan meja makan siang ataupun malam di restoran ini. Untuk pesanan dibungkus atau take away pula harus dilalui dengan perjuangan antre yang panjang.

Sayangnya, dalam daftar terbaru Michelin Star yang dirilis pada 1 September 2021, Hawker Chan dengan sebelumnya bernama Liao Fan Hong Kong Soya Sauce Chicken Rice & Noodles ini, tidak lagi mendalam dalam daftar tersebut.

Menanggapi hal tersebut, perwakilan dari Hawker Chan mengirimkan pernyataan kepada CNN Travel melalui email.

“Chef Chan Hon Meng telah menyiapkan terbengkalai ayam kecapnya yang masyhur sejak tahun 2009 secara resep rahasia dan masakannya. Metode yang tidak berganti sejak awal Hawker Chan pada tahun 2009. Dia selalu percaya bahwa makanannya harus segar setiap keadaan dan memasak tidak boleh dilakukan di satu bagian pusat, ” demikian disampaikan pihaknya seperti dikuti CNBC Indonesia, Minggu (5/9/2021).

“Kami berharap dapat memahami mengapa Panduan Michelin tidak menancapkan kami dari daftar tahun ini. Namun, kami pula memahami bahwa setiap karakter memiliki pendapatnya sendiri di memilih makanan. Kami hendak terus menyajikan makanan enak dan terjangkau seperti itu. visi dan misi awak, ” jelasnya.

Setelah mendapat Michelin Star, karir Meng menanjak. Mereknya telah berkembang dari kepala kios sederhana di induk jajanan Chinatown menjadi restoran waralaba dengan lokasi pada Thailand, Filipina, dan bermacam-macam negara lainnya, termasuk Nusantara,

Meng lalu mengubah nama restoran menjadi Hawker Chan dan tiba bercabang ke hidangan yang lain.

“Kami berterima kasih kepada semua konsumen Hawker Chan kami dengan telah mendukung kami sejak didirikan 12 tahun cerai-berai, dan kami akan menyelenggarakan yang terbaik untuk memperoleh bintang lagi untuk tahun mendatang. ” pungkasnya.

[Gambas:Video CNBC]
(dob/dob)