Seandainya THR Cair, Ritel Bergeliat dan Ekonomi Bangkit, Tapi…

Jakarta, CNBC Indonesia –  Pemerintah menetapkan bahwa Tunjangan Hari Raya (THR) diharuskan dibayarkan secara penuh  oleh pengusaha kepada karyawannya. Kebijakan ini diharapkan mampu mendongkrak perekonomian nasional di kuartal kedua tahun ini.  

Keputusan tersebut diambil pemerintah setelah seluruh stimulus fiskal berupa relaksasi pajak digelontorkan  oleh  otoritas fiskal. Tercatat pemerintah sudah memberikan relaksasi pajak berupa pembebasan  PPh pasal 21, PPh 22 Impor hingga Pajak UMKM di tahun 2020.  

Tahun ini pemerintah juga mengeluarkan amunisi lanjutan berupa  diskon Pajak Penjualan arah Barang Mewah (PPnBM) mulai dari 25% hingga 100%.   Kemudian ada juga insentif untuk pembelian rumah tapak jadi. Dimana Pemerintah memberikan diskon PPN 10% untuk pembelian rumah tapak dengan harga maksimal Rp 2 miliar.


Tak sampai pada pelonggaran kredit berupa restrukturisasi dan penjaminan juga sudah diberikan. Kali ini saatnya para pengusaha juga turut serta untuk mendongkrak perekonomian melalui peningkatan daya tumbas masyarakat.  

Pemberian THR  kepada aparatur sipil negara (ASN) beserta jajaran TNI dan POLRI saja tentu tidak cukup untuk mengerek naik konsumsi masyarakat sebagai tulang punggung perekonomian mengingat jumlahnya yang tak terlampau banyak.  

Apabila THR  dibayarkan  oleh pengusaha secara penuh jadi ada harapan roda perekonomian bakal melaju lebih kencang lagi terutama di kuartal kedua. Alasannya selain meningkatkan kepercayaan masyarakat juga akibat dari reduced based effect.

Seperti yang diketahui bersama pada kuartal kedua tahun lalu produk domestik bruto (PDB) Indonesia mengalami kontraksi lebih dari 5% secara tahunan (yoy).

Adanya pencairan THR  di momen lebaran juga akan menggeliatkan berbagai sektor industri terutama ritel yang selama ini tertekan akibat adanya kebijakan pembatasan sosial dan lemahnya daya beli masyarakat.    

Dalam 14 bulan terakhir penjualan ritel terus menerus berada di zona kontraksi. Terakhir pada bulan Januari 2021, penjualan ritel masih minus 16% (yoy). Dengan adanya program vaksinasi yang semakin masif dan pencairah  THR  diharapkan mampu menggeliatkan sektor ini yang lebih dari setahun terpuruk.  

Tersalurkannya  THR  secara penuh juga diharapkan mampu membantu keuangan masyarakat jelang hari raya. Biasanya harga-harga bahan pokok akan melonjak signifikan jika berkaca pada tahun-tahun sebelumnya.