Sapa sih Bandar Saham dalam Bursa RI? Ini Dia Ciri-cirinya

Jakarta, CNBC Indonesia – Soal keberadaan bandar saham selalu oleh sebab itu bahan perbincangan pelaku rekan. Namun siapa sebenarnya wujud bandar saham di Nusantara?

Kepala Penelitian Fraus Capital, Alfred Nainggolan mengatakan bandar saham mampu siapa saja bukan cuma melekat pada institusi terbatas atau perorangan. Ini berpegang pada kepemilikan dana, barang dan sumber daya yang besar.

“Bicara bandar, bicara label yang diberikan kepada siapa yang punya dana besar, barang besar, dan siapa dengan punya resources , ” kata Alfred dalam  program  InvesTime CNBC Indonesia, Jumat (4/6/2021).


Dia menjelaskan jika sebenarnya bandar saham tak selalu memiliki sisi negatif. Namun juga memiliki sisi positif yakni bisa membentuk supply dan demand di pasar.

“Secara positif, bandar punya sisi positifnya. Hampir semua market pasti berharap adanya bandar. Karena tadi bos bicara masalah salah satunya pembentukan supply dan demand . Penting untuk pembentukan pasar, ” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Founder Komunitas Wiguna, Fransiskus Wiguna menjelaskan siapa dengan bisa menjadi penggerak rekan atau market maker . Dalam jangka pendek, itu bisa siapapun yang dapat membuat gerak laku di pasar.

Menurutnya hal tersebut sanggup dilakukan siapapun. Bahkan dengan modal yang dimiliki berapapun itu.

“Siapapun itu, modal berapapun jika bisa create something mampu trigger  [picu] reaksi pasar, dia bisa menjadi bandar. tapi dalam jangka waktu pendek, ” ungkapnya.

Sementara untuk jangka panjang, fundamental langgeng menjadi kunci. Jika ada perusahaan bagus dalam hal fundamental (kinerja bisnis) sudah pasti harga sahamnya juga naik.

Soal pokok, hal ini juga disebutkan oleh Alfred yang menjelma salah satu faktor kehormatan saham digerakkan pasar, yaitu membeli perusahaan saham cocok dengan fundamental perusahaan tersebut.

“Kalau pergerakan digerakkan faktor itu adanya market maker, kebanyakan latar belakang berbeda-beda, tujuan mengabulkan itu bisa menjadi dasar investor retail. Artinya retail tetap kepada fondasi dengan ada bicara saham mengambil perusahaan saham bergerak serasi dengan fundamental perusahaan, ” jelasnya.

[Gambas:Video CNBC]
(tas/tas)