Red Zone! PM Abe Umumkan ‘Emergency’ di Tokyo dan 6 Prefektur

Jakarta, CNBC Indonesia – Perdana Menteri  Jepang Shinzo Abe mengumumkan status perlu di Tokyo dan enam prefektur lain di negara itu sebab lonjakan kasus corona (COVID-19). Kedudukan ini akan berlaku selama 1 bulan ke depan.

“Situasi yang dikhawatirkan memengaruhi kehidupan orang-orang dan ekonomi telah terjadi, ” katanya dalam pidatonya, Selasa (7/4/2020). “Saya menyatakan keadaan darurat. ”



Dengan status itu warga diminta untuk tetap tinggal di rumah. Namun tidak ada hukuman bila warga melanggar. Tapi gubernur setempat diminta memantau masyarakat dan semua bisnis diminta tutup.

Jepang mencatat 3. 906 kasus positif corona. Sebanyak 92 orang meninggal dan sebanyak 592 orang sembuh.

[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)