Pengesahan Industri Motor: Vokasi Pasok Tenaga Terampil!

Jakarta, CNBC Indonesia – Pelaku industri mengaku sudah puas dengan hasil kerja sejak lulusan vokasi maupun kejuruan. Para alumni ini dinilai memiliki kepandaian yang sesuai dengan bidang serta dibutuhkan industri.

Penyesuaian juga dinilai dimiliki karena sudah berpengalaman melalui magang. Sehingga itu diandalkan pelaku usaha untuk bisa menyelesaikan beragam persoalan teknis di lapangan saat bekerja.

“Dari sisi industri, saya katakan sudah selesai kita terpenuhi. Awak sudah cukupi dapatkan tenaga cakap dari Vokasi, ” kata GM Corporate Communication  Astra Honda  Mesin (AHM) Ahmad  Muhibuddin kepada CNBC Indonesia, Rabu (8/7).


Terampilnya tenaga lulusan vokasi maupun kejuruan tidak lepas sejak program  link and match  dengan dipersiapkan sejak awal. Yakni kerjas ama antara industri dan pendidikan vokasi. Keduanya saling bertukar data mengenai pembuatan kurikulum yang dibutuhkan di masa mendatang dan juga dibutuhkan industri.

“Kami bentuk dari 2009-2010, arrange, cetak kurikulum dengan pihak kurikulum Kemendikbud, agar kurikulum yang kami siapkan bisa dipraktekan di sekolah-sekolah. Zona setelah kami dapat lampu hijau, kami sosialisasi ke SMK-SMK biar mereka jadi bagian dari upaya kami beri transfer knowledge SMK mitra binaan kami, ” sebutnya.

Ilustrasi Pabrik Sepeda Motor (Dok. AHM) Foto: Ilustrasi Pabrik Sepeda Motor (Dok. AHM)
Ilustrasi Pabrik Sepeda Motor (Dok. AHM)

Muhibuddin menyebut perusahaannya sudah bekerjasama secara lebih dari 680 sekolah dengan kemudian dijadikan mitra. Mereka diajarkan industri otomotif secara teknis menggunakan jurusan di Teknik Sepeda Mesin.

“Kurikulum kami sampaikan melalui guru. Kemudian diajarkan ke murid. Murid ini yang akan penuhi kebutuhan dunia industri. Output mereka bisa kerja di industri hulu, supplier industry, industri tunggal atau hilir terkait pelayanan after sales pabrikan atau industri sepeda motor, ” kata Muhibuddin.

Saksikan video terkait di bawah ini:

(hoi/hoi)