Pasti! BRI Resmi Jadi Sponsor Utama Liga 1 Musim 2021-2022

Jakarta, CNBC Indonesia  – PT Bank Anak buah Indonesia Tbk (BBRI) secara resmi menjadi sponsor Federasi 1 musim 2021-2021. Sebelumnya kabar BBRI menjadi sponsor Liga 1 2021 sudah lama terdengar, dan secara resmi diumumkan hari ini.

Ketua Ijmal PSSI Mochamad Iriawan mengungkapkan apresiasinya  kepada BRI dengan hadir sebagai sponsor sari Liga 1. Rencananya, persaingan akan bergulir mulai 27 Agustus 2021 dengan lokasi pertandingan yang akan ditentukan kemudian.

“Kami akan melihat mana selalu daerah hijau yang mau kita lakukan kick off dan pertandingan berikutnya, artinya semua berjalan dinamis, ” kata Iriawan dalam konvensi pers virtual, Kamis (12/8/2021).


Dalam kesempatan yang serupa Direktur Utama BRI Sunarso mengungkapkan sejumlah alasan kongsi akhirnya masuk menjadi title sponsor dalam ajang gerak ini. Menurutnya ini menjelma kesempatan BRI untuk mengetengahkan industri sepakbola nasional terutama di tengah pandemi Covid-19.

“Sebagai BUMN kami akan terus menciptakan value, baik ekonomi value maupun social value pada seluruh masyarakat. Dengan menjadi title sponsor kami melahirkan komitmen tersebut, BRI menyampaikan makna bagi masyarakat Nusantara, ” jelasnya.

Pertama, transformasi digital yang dilakukan sejak 2016 untuk menjangkau masyarakat luas sesuai dengan karakter sepakbola jadi olahraga massal. Kedua, menguatkan brand image BRI. Sunarso mengungkapkan melalui BRI Liga 1 ini juga bakal menjadi sarana efektif serta efisien untuk mengkomunikasikan layanan dan produk BRI khususnya Brimo yang merupakan super apps digital banking dengan dimiliki perusahaan.

“Ketiga, sebagai bank dengan fous pada UMKM situasi ini juga menjadi upaya untuk melanjutkan momentum meyakinkan kebangkitan ekonomi nasional. Dengan partisipasi BRI mendorong Asosiasi 1 akan mendorong persaingan kembali bergulir dan mampu menggerakan perekonomian nasional termasuk UMKM seperti usaha jersey sepakbola, penjual suvenir dan pernak pernik, sampai dan industri sepatu bola bakal kembali bergeliat, ” sebutan dia.

Bersandarkan survei yang dilakukan Universitas Indonesia pada pertengahan 2020, kerugian ekonomi akibat terhentinya kegiatan sepakbola diperkirakan menyentuh Rp 2, 7-3 triliun dan ada 24 seperseribu orang yang terlibat tepat pada industri sepakbola nasional

“Melihat efek langsung ini BRI merasa perlu mendukung ekonomi nasional, ” ujar Sunarso.

Keempat, dengan bergulirnya BRI Liga 1 mau memudahkan PSSI  memilih pemain tim nasional dan bisa mengangkat prestasi sepakbola Indonesia di kancah global. Nantinya BRI Liga 1 dikerjakan tanpa penonton dan disiarkan secara langsung di beberapa platform, seperti Vidio. com, Indosiar, dan O Channel. Selain itu akan ada 306 pertandingan dan 18 klub yang bertanding pada ajang ini.

“Terakhir di tengah kedudukan yang terjadi masyarakat memerlukan suntikan moral dan optimisme agar bersama menghadapi perihal yang ada. BRI tahu sepakbola menjadi suntikan karakter, ” pungkasnya.

[Gambas:Video CNBC]
(rah/rah)