Menyimak! Ini Syarat Dapat KUR di BRI, Bank Sendiri dan BNI

Jakarta, CNBC Nusantara – Kalender Kredit Usaha Rakyat (KUR) adalah salah satu kebijakan untuk meningkatkan akses pembiayaan kepada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).


Program KUR bertujuan buat memperkuat kemampuan permodalan usaha dalam rangka pelaksanaan kebijakan percepatan pengembangan sektor riil dan pemberdayaan UMKM.

Negeri sendiri telah mengalokasikan taksiran KUR sebesar Rp 285 triliun, naik dari plafon sebelumnya Rp 253 triliun di mana mayoritas penyalurannya dilakukan oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) dan PT Bank Mandiri (Persero).

Lantas, apa sekadar persyaratan untuk mendapatkan KUR dari bank pelat merah? CNBC Indonesia merangkumnya buat Anda.

PT Bank Negara Indonesia (Persero)

Fasilitas KUR yang diberikan BNI bisa mencapai Rp 500 juta dengan tenor yang bisa disesuaikan. Biasanya, BNI memberikan jangka masa untuk melunasi selama 3 tahun untuk kredit simpanan kerja dan lima tahun untuk kredit investasi.

Tengah bunga yang ditawarkan buat KUR BNI adalah 6%

Persyaratan umum yang harus dipenuhi adalah harus masyarakat negara Indonesia yang sudah menjalankan usahanya minimal selama enam bulan. Selain itu, calon debitur juga tak sedang menerima fasilitas nilai dari bank lain atau kredit program pemerintah.

Piawai calon nasabah 21 tahun atau sudah menikah, dan melengkapi syarat dokumen seolah-olah KTA, Kartu Keluarga, salinan surat keterangan menikah untuk mereka yang sudah menikah.

Calon debitur juga tetap melampirkan syarat dokumen kesahihan usaha seperti SIUP, TDP, SITU, HO, atau tulisan keterangan usaha yang diterbitkan dari kelurahan atau kecamatan. Jika debitur mengajukan KUR di atas Rp 50 juta, harus menyertakan NPWP.

Selain itu, nasabah serupa wajib melampirkan fotokopi data kepemilikan tanah, IMB, dan PBB sebagai agunan kalau mengajukan pinjaman Rp 50 juta. Sedangkan bagi yang mengajukan KUR di lembah Rp 50 juta, tak diwajibkan.