Kenaikan Gaji PNS Bakal Diumumkan Jokowi Pekan Depan!

Jakarta, CNBC Indonesia porakporanda Sudah beberapa tahun itu Aparat Sipil (PNS) tidak mengalami kenaikan gaji. Rencana kenaikan gaji pokok PNS pun mulai ramai diperbincangkan.

Asal cakap saja, kenaikan gaji mendasar PNS terakhir kali dikerjakan pada awal tahun 2019. Kenaikan itu diumumkan sebab Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Kenaikan perolehan PNS biasanya diumumkan oleh Presiden Jokowi pada zaman pembacaan nota keuangan, dengan biasanya dibacakan sehari jelang 17 Agustus di gedung DPR, atau tepatnya di dalam tanggal 16 Agustus.


Bagaimana perolehan PNS tahun depan, akankah naik?

Eksekutif Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Isa Rachmatarwata, memilih untuk tidak memberikan detail melanda rencana kenaikan gaji PNS yang beredar.

Isa meminta agar menunggu diumumkan oleh Presiden Jokowi saat pembacaan nota keuangan pekan depan.

“Kebijakan semacam itu bakal disampaikan Presiden nanti di nota keuangan, ” sebutan dia kepada CNBC Nusantara beberapa waktu lalu, dikutip Rabu (11/8/2021).

Adapun, besaran gaji pokok PNS masa ini disesuaikan dengan golongannya. Besaran gaji pokok PNS diatur di dalam Sistem Pemerintah (PP) Nomor 15 tahun 2019. Gaji pokok kayu dengan golongan terendah terekam Rp 1. 560. 800 hingga tertinggi Rp 5. 901. 200.

Gaji pokok PNS memang tidak besar, namun dengan membuat penghasilan bisa mencapai puluhan juta adalah tunjangan yang diberikan. Mulai dibanding tunjangan istri, anak mematok kinerja.

Tumpuan kinerja PNS lah dengan menentukan berapa total bayar yang diterima setiap bulannya. Tunjangan kinerja ditentukan oleh peraturan Pemerintah di per Kementerian/Lembaga (K/L).

Saat ini yang diketahui memiliki tunjangan kinerja terbesar adalah Direktorat Jenderal Retribusi Kementerian Keuangan. Tunjangan PNS DJP ditentukan oleh Sistem Presiden (Perpres) nomor 37 tahun 2015.

Tunjangan terendahnya ditetapkan sebesar Rp 5. 361. 800 untuk level jabatan pengelola dan tertinggi sebesar Rp 117. 375. 000, untuk level jabatan tertinggi, misalnya eselon I atau Eksekutif Jenderal Pajak.

Berikut rincian Gaji Pokok PNS berdasarkan PP Nomor 15/2019:

Golongan I:
Ia: Rp 1. 560. 800 – Rp 2. 335. 800
Ib: Rp 1. 704. 500 – Rp 2. 472. 900
Ic: Rp 1. 776. 600 berantakan Rp 2. 577. 500
Id: Rp satu. 851. 800 – Rp 2. 686. 500

Golongan II:
IIa: Rp 2. 022. 200 – Rp 3. 373. 600
IIb: Rp 2. 208. 400 – Rp 3. 516. 300
IIc: Rp 2. 301. 800 kacau Rp 3. 665. 000
IId: Rp 2. 399. 200 – Rp 3. 820. 000

Golongan III:
IIIa: Rp 2. 579. 400 – Rp 4. 236. 400
IIIb: Rp 2. 688. 500 – Rp 4. 415. 600
IIIc: Rp 2. 802. 300 semrawut Rp 4. 602. 400
IIId: Rp dua. 920. 800 – Rp 4. 797. 000

Golongan IV:
IVa: Rp 3. 044. 300 – Rp 5. 000. 000
IVb: Rp 3. 173. 100 – Rp 5. 211. 500
IVc: Rp 3. 307. 300 – Rp 5. 431. 900
IVd: Rp 3. 447. 200 – Rp 5. 661. 700
IVe: Rp 3. 593. 100 – Rp 5. 901. 200

[Gambas:Video CNBC]
(mij/mij)