Jokowi Suntik Vaksin hingga Kemanjuran Sinovac Brasil 50%

Jakarta, CNBC Indonesia semrawut Pekan ini dipenuhi dengan berita vaksin corona asal perusahaan China, Sinovac Biotech, CoronaVac. Pasca Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengeluarkan izin penggunaan darurat & Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan halal penggunaan vaksin, RI secara resmi memulai vaksinasi Rabu (13/1/2021).

Melalui live streaming yang disiarkan YouTube Sekretariat Kepala, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjelma orang pertama di RI dengan divaksin Covid-19. Ia menerima suntikan pukul 09. 40 WIB.


Jokowi sendiri sudah mulai menjalani serangkaian vaksinasi di Istana Merdeka. Setidaknya ada empat tahapan yang akan dilalui Jokowi, mulai dari klasifikasi keterangan, melakukan serangkaian tes kesehatan, penyuntikan vaksin, serta kartu tanda menyemprot vaksin Covid-19.

Jokowi yang mengenakan kemeja lengan pendek lengkap dengan masker, diperiksa oleh petugas vaksinasi. Jokowi langsung melangsungkan serangkaian tes kesehatan yang mencakup tensi darah serta riwayat kesehatan terkini.

“Sudah lama saya nggak periksa, ” kata Jokowi berkelakar di depan aparat.

Setelah petugas mendapati riwayat kesehatan Jokowi, kepala negara kemudian bergeser ke meja separuh untuk menjalani serangkaian penyuntikan vaksin. Ia disuntik tak lama, tidak sampai 3 menit.

Pasca disuntik, Jokowi kemudian memperoleh kartu tanda suntik vaksin. Lalu, Jokowi kembali bergeser ke meja sebelah untuk menyampaikan laporan pada petugas vaksinasi.

Selain Jokowi setidaknya ada 20 karakter lain yang disuntik. Mereka dibagi dalam tiga sesi. Yakni:

Sesi 1:
1. Presiden Jokowi
2. dr. Daeng M. Faqih (Ketua IDI)
3. Dr. H. Amiesyah Tambunan (Sekjen MUI/Muhammadiyah)
4. Kiai Ishom PP NU
5. Panglima TNI
6. Kapolri
tujuh. Rafi Ahmad (Perwakilan Anak Muda)

Sesi dua
1. Budi G. Sadikin (Menteri Kesehatan)
2. Prof Dr Unifah Risyidi (PGRI)
3. Ronal Tapilatu (PGI)
4. Agustinus Heri (KWI)
5. I Nyoman Suarthanu (PHDI)
6. Partono Bhikkhu N. M (Permabudhi)
tujuh. Peter Lesmana (Matakin)

Sesi 3
1. Penny Kusumastuti (Kepala Institusi POM)
2. Rosan Bahadur (Perwakilan Pengusaha)
3. Ade Zubaedah (Sekjen Ikatan Bidan Indonesia)
4. Nur Fauzah ( Perawat)
5. Lusy Noviani (Apoteker)
6. Agustini Setiyorini (Buruh)
7. Ibu Narti (Pedagang)

Kaca 2> > >