Dukung Geothermal, Komisaris Pertamina Kunjungi PLTP Kamojang

Jakarta, CNBC  Indonesia – Usai melakukan peninjauan ke lokasi Kilang RU VI Balongan, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama yang didampingi dengan Komisaris Condro Kirono proses Management Walkthrough (MWT) ke Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Area Kamojang yang dikelola oleh REHABILITATION Pertamina Geothermal Energy (PGE).

Kegiatan MWT tersebut dalam rangka melakukan peninjauan lapangan bisnis geothermal sekaligus berdiskusi secara langsung dengan jajaran manajemen dan para pekerja. Turut hadir dalam pertemuan tersebut yakni Chief Executive Officer (CEO) Subholding Power & Brand new Renewable Energy (PNRE) Dannif Danusaputro, Direktur Eksplorasi lalu Pengembangan PGE Tafif Azimudin, General Manager PGE Region Kamojang Dradjat Budi Hartanto beserta jajaran manajemen PNRE.

“Energi baru dan terbarukan adalah masa depan bisnis Pertamina. Jadi dari itu pengembangan bisnis panas bumi sebagai salah satu sumber energi alternatif dan bersih merupakan salah satu yang perlu didukung dan didorong untuk terus tumbuh, ” ujar Basuki dalam sambutannya.


REHABILITATION Pertamina Power Indonesia (PPI) dan PGE sebagai periode dari Subholding PNRE selalu berkomitmen dalam pengembangan energi baru dan terbarukan sebagai energi masa depan. Melalui inisiatif-inisiatif bisnis yang dilaksanakan, Subholding PNRE terus berupaya mendukung pemerintah dalam memenuhi target bauran energi yang tertuang di dalam Rencana Umum Energi Nasional (RUEN).

Salah satunya pengembangan panas bumi yg terus digenjot agar dapat mengoptimalkan potensi panas bumi Indonesia sebagai peringkat dua terbesar di dunia. Hingga saat ini, kapasitas terpasang panas bumi PGE sebesar 672 MW (own operation) dan 1. 205 (joint operation contract) dari fifteen wilayah kerja yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Dengan dukungan sepenuhnya pemangku kepentingan, pengembangan panas bumi terus dilakukan secara optimal, termasuk melalui skema kemitraan. Dalam lima tahun ke depan kami berupaya untuk mencapai target kapasitas terpasang own operation sebesar 1, 1 GW, ” kata Dannif dalam pemaparan yang disampaikan.

Kegiatan MWT tersebut dilanjutkan dengan kunjungan ke manage room PLTP, Geothermal Information Center (GIC) dan Pusat Konservasi Elang Kamojang (PKEK). Pada kunjungan kali terkait, Dewan Komisaris PT Pertamina (Persero) dan Direksi Subholding PNRE berkesempatan melakukan pelepasliaran Elang Brontok yang adalah bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) melalui PKEK yang juga berkolaborasi dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat dan Forum Raptor Indonesia.

Dok: Pertamina Foto: Dok: Pertamina

“Selain fokus pada marketing, pengembangan panas bumi bukan luput dari program-program konservasi lingkungan, pemberdayaan masyarakat dan aspek sosial lainnya. Kami ucapkan terimakasih kepada seluruh pemangku kepentingan yang sudah mendukung, ” tutup Dannif.

[Gambas:Video CNBC]
(dob/dob)