25 Juta Orang di Dunia Terinfeksi Corona, AS Tembus 6 Juta!

Jakarta, CNBC Indonesia – Jumlah angka terjangkit penyakit Covid-19 yang dilaporkan di seluruh dunia kini telah melampaui 25.381.857 kasus, dengan Amerika Serikat, Brasil, dan India menjadi tiga negara teratas yang memiliki jutaan kasus.

Wabah virus corona telah menewaskan lebih dari 850.488 orang di seluruh dunia sejak muncul dari Wuhan, China pada Desember 2019 lalu. AS, Meksiko, dan Brasil mewakili lebih dari 40% dari jumlah kematian global.

Sementara ada 17.704.454 kasus pasien berhasil sembuh. Menurut data Worldometers, jumlah kasus aktif ada sebanyak 6.826.915 kasus yang terdiri dari 6.765.817 (99%) pasien dalam kondisi ringan, dan 61.098 (1%) dalam kondisi serius atau kritis.

Angka Covid-19 pertama kali melampaui 10 juta kasus pada akhir Juni lalu, kemudian mencapai 20 juta lebih dari enam minggu kemudian pada 10 Agustus, menurut data Johns Hopkins.


“Virus ini akan bersama kita untuk sementara waktu. Tanpa vaksin, itu akan bersama kita selama bertahun-tahun. Pembukaan kembali tidak berarti pertarungan telah berakhir,” kata Carissa Etienne, direktur regional Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk Amerika, dalam jumpa pers dikutip dari CNBC Internasional.

Amerika Serikat (AS) masih memimpin atas kasus terbanyak dengan 6.173.236 kasus, naik 33.981 kasus per hari. Posisi kedua diduduki oleh Brasil dengan 3.862.311 kasus terkonfirmasi, naik 15.346 kasus dalam sehari.

Meskipun begitu, dibandingkan negara lain, AS dikatakan sudah siap untuk mendistribusikan vaksin awal 2021 sebagai bagian dari Operation Warp Speed pemerintahan Presiden Donald Trump.

Sedangkan India menduduki posisi ketiga dengan kasus corona terbanyak di dunia, dan posisi pertama di wilayah Asia. India kini memiliki 3.619.169 kasus positif, dengan 79.457 tambahan kasus baru dalam sehari.

Di wilayah Asia lainnya, tepatnya di Hong Kong, kasus corona juga makin meningkat. Tercatat ada 4.802 kasus positif, dengan 88 kematian, dan 4.320 pasien berhasil sembuh. Kenaikan angka ini berhasil membuat Hong Kong jatuh ke jurang resesi.

Berlanjut ke Indonesia yang kini berada di atas posisi China, dengan menduduki peringkat ke-23. Indonesia tercatat memiliki 172.053 kasus positif, 7.343 kematian, dan 124.185 pasien berhasil sembuh.

Dengan jumlah tersebut, Indonesia menduduki peringkat kedua di wilayah ASEAN, dengan peringkat pertama diduduki oleh Filipina dengan 217.396 kasus, dan posisi ketiga ditempati oleh Singapura dengan 56.771 kasus positif.

China Daratan, yang awalnya merupakan episentrum awal penularan dengan kasus terjangkit paling tinggi di dunia, kini berada di posisi ke-36. China memiliki 85.048 kasus terjangkit, naik 17 kasus sehari, dengan 4.634 kasus kematian, dan 80.177 pasien berhasil sembuh.

Berikut 10 negara dengan jumlah kasus COVID-19 terbanyak:

1. Amerika Serikat (6.173.236 positif, 187.224 meninggal, 3.425.723 sembuh)

2. Brasil (3.862.311 positif, 120.896 meninggal, 3.031.559 sembuh)

3. India (3.619.169 positif, 64.617 meninggal, 2.772.928 sembuh)

4. Rusia (990.326 positif, 17.093 meninggal, 806.982 sembuh)

5. Peru (647.166 positif, 28.788 meninggal, 455.457 sembuh)

6. Afrika Selatan (625.056 positif, 14.028 meninggal, 538.604 sembuh)

7. Kolumbia (607.938 positif, 19.364 meninggal, 450.621 sembuh)

8. Meksiko (595.841 positif, 64.158 meninggal, 412.580 sembuh)

9. Spanyol (455.621 positif, 29.011 meninggal)

10. Republik Chili (409.974 positif, 11.244 meninggal, 382.584 sembuh)

[Gambas:Video CNBC]
(sef/sef)