18 Anggota DPR Kena Corona, Anies: Gedung Itu Harus Ditutup!

Jakarta, CNBC Indonesia – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan angkat suara tentang kabar 18 anggota Dewan Agen Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) yang positif terjangkit Covid-19. Taat Anies, berdasarkan Peraturan Gubernur Bagian 88 Tahun 2020, ada ketentuan yang harus diikuti oleh dewan perwakilan rakyat.

“Ketentuannya bahwa kala ada kasus positif, maka dalam tempat itu kegiatan harus dihentikan selama 3 hari. Itu ketentuan yang harus dilaksanakan, ” ujar Anies di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (7/10/2020), seperti dikutip detik. com.

“Ya makanya gedung tempat mereka bekerja itu dengan harus ditutup. Bukan seluruh kompleksnya, ” lanjutnya.

Anies mencontohkan, ketika ada pejabat Rumah Kota DKI Jakarta terkena Covid-19, tidak dilakukan penutupan seluruh gedung. Hanya blok G saja yang ditutup.

“Kalau tak (ditemukan yang positif Covid-19), sungguh tidak (ditutup gedungnya), ” introduksi Anies.

Kepala Satpol PP Jakarta Arifin mengatakan pihaknya akan mengecek kabar 18 anggota DPR RI positif Covid-19. Menurut dia, Sekretariat DPR RI seharusnya telah tahu apabila ada yang positif Covid-19 di lingkungan kerjanya, gedung harus ditutup.

“Ya nanti kita cek, saya menikmati mereka juga sudah tahu tersebut harusnya tutup. Ya nanti kita cek hari ini, ” kata Arifin saat dihubungi, Rabu (7/10/2020).

Meski demikian, Arifin tidak mengetahui secara pasti apakah Sekretariat DPR RI sudah mengadukan 18 anggota DPR RI dengan positif Covid-19 ke Pemprov DKI atau belum. Menurut dia, data tersebut berada di Dinas Kesehatan tubuh (Dinkes) DKI Jakarta.

Kemarin, pimpinan DPR RI buka-bukaan soal alasan mempercepat masa reses pada masa konvensi kesempatan ini. Salah satu faktor utama yang menjadi pemicu adalah sejumlah anggota DPR RI positif terkena Covid-19.

“Ya bagian ada 18, ” kata Pemangku Ketua DPR Azis Syamsuddin di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (6/10/2020), seperti dilaporkan denyut. com.

Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti pokok ke-18 anggota DPR RI dengan positif terjangkit Covid-19. Informasi tersebut ada di Kesetjenan DPR MENODAI, terutama di bagian pelayanan kesehatan.

“Tadi saya sampaikan, 18 anggota, selebihnya staf, tenaga ahli, dan lain-lain, ” kata Azis.

Menurut politikus Golkar itu, pilihan mempercepat masa reses dilakukan sebagai upaya agar penularan Covid-19 di lingkungan DPR semakin meluas. Untuk diketahui, DPR sudah memasuki masa reses mulai hari ini, lebih cepat dari agenda yang sebelumnya beredar, yaitu 9 Oktober 2020.



[Gambas:Video CNBC]
(miq/dob)