1, 5 Juta Masyarakat RI Kematian Pekerjaan karena COVID-19

Jakarta, CNBC Indonesia kacau Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) mencatat maka Jumat (10/4/2020), sudah ada 1, 506 juta masyarakat yang kematian pekerjaan. Jumlah ini tercatat sejak awal tahun dan meningkat setelah terjadinya pandemik virus corona ataupun COVID-19.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah mengatakan, dari total tersebut, sebanyak 10% di Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan 90% dirumahkan oleh perusahaan masing-masing.

Secara rinci, sektor formal yang di PHK sebanyak 160. 067 pekerja dari 24. 225 perusahaan dan dirumahkan sebanyak satu. 080. 765 pekerja dari 27. 340 perusahaan. Sedangkan sektor informal sebanyak 265. 881 pekerja sebab 30. 466 perusahaan.



“Kalau kita lihat data, daripada 1, 5 juta pekerja tersebut, 10% di PHK kan, serta 90% dirumahkan. Artinya, PHK serta dirumahkan itu menjadi upaya belakang, ” ujarnya saat peluncuran Kartu Prakerja secara virtual, Sabtu (11/4/2020).

Menurutnya, pihaknya telah mengirimkan kepada para pengusaha agar tak langsung melakukan PHK atau merumahkan pegawainya secara besar-besaran. Pemerintah menyerahkan masukan serta menghimbau perusahaan agar melakukan pengurangan upah dibandingkan PHK.

“Beberapa yang kita imbau ke pengusaha sebelum datang ke PHK adalah mengurangi imbalan dan fasilitas di tingkat untuk, mengurangi shift, menghapuskan lembur, mengurangi jam hari atau jam kegiatan, merumahkan bergilir, dan ini penuh yang diambil teman pengusaha, ” jelasnya.

Masukan sejak pemerintah ini pun akan cepat dikomunikasikan dengan serikat buruh biar dapat dipahami secara bersama.

“Prinsipnya apa yang oleh karena itu kesulitan pengusaha dibuka secara transparan dan didengar pengusaha. Kita semua tak ingin kondisi ini terjadi, ” tegasnya.

[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)